Monday, December 13, 2004

Roman Abramovich: Billionaire From Nowhere

Yang ditunggu-tunggu karenanya muncul juga. Mumpung nama 'Ch€£$ki' lagi meroket, jadi dijamin The Billionaire from Nowhere ini banyak diburu orang, baik dari kalangan pro ataupun golongan anti klub yang terletak di London Barat, wilayah dengan properti paling mahal di ibukota Inggris tersebut. Roman Arkadyevich Abramovich. Di Rusia buku setebal 384 halaman itu eksklusif diserbu orang. Di Australia, biografi Roman Arkadyevich Abramovich, yang...

Thursday, December 9, 2004

Bentrok The Gunners Vs Red Devils

Humor, mirip yang banyak dipercaya orang, konon mampu menetralisir keadaan tegang menjadi renggang, kondisi stres jadi beres. Pendek kata, dia mampu seperti es kerikil yang dicemplungkan ke teh panas. Hawa panas niscaya berembus ke Highbury dan Old Trafford mana periode Arsenal vs Manchester United akan bentrok secara rutin setiap musim, sedikitnya dua kali. Bagi suporter yang 'berdarah panas', suasana model begitu makin mengipasi api peperangan....

Monday, November 22, 2004

Stadion Emirates: Demi Perang Periode Depan

Di periode globalisasi ini, pertarungan sepak bola yang seru dan menarik bukan melulu terjadi di atas rumput, tapi juga di atas kertas. Perang sasaran juga tak harus dilakukan lewat gugusan tim, taktik atau seni manajemen, namun juga bisa via lobi, diplomasi atau negosiasi bisnis. Maka di London, 6 Oktober 2004, terjadi kejadian istimewa yang akan mengubah peta kekuatan English Premier League di kala depan. Pelakonnya adalah Arsenal, yang kini...

Tuesday, November 9, 2004

Wajib Militer: Banyak Manfaatnya Kok!

Hubungan sepak bola dan militer dianggap kolam simbiosis-mutualisma, sebuah disiplin yang berkaitan dan kebutuhan dalam berkerjasama membela negara, mungkin ada benarnya. Buktinya sampai kini dunia masih mementaskannya meski lakonnya berbeda-beda dan terkesan pro-kontra. Jendral yang terobsesi sepak bola atau instruktur yang senang berteori militer sama banyaknya. Di sini, Benito Mussolini atau Kim Il-sung, mungkin sejajar dengan Ferenc Puskas...

Sunday, September 5, 2004

Arsenal The Invincibles (4-Habis): Apa Sasaran Berikutnya?

Setelah melihat kiprahnya nan mengagumkan itu, the next question is... yakni tentang target utama Arsenal isu terkini ini. Untuk meraih kekuasaaan baru Eropa atau sekedar mempertahankan hegemoni domestik? Ke arah mana Arsene Wenger membidikkan meriam perangnya? Seperti biasa, sang moncong telah diarahkan ke empat penjuru mata angin: Liga Champion, English Premier League (EPL), Piala FA, dan Piala Liga. Hampir niscaya Wenger akan mengisi mesin...

Saturday, September 4, 2004

Arsenal The Invincibles (3): Silakan Hentikan Kami!

Sebulan setelah disisihkan Chelsea pada perempatfinal Liga Champion 2003/04, Arsenal meraih titel ke-13, kemudian Arsene Wenger bilang begini: "Kalau boleh menentukan menjadi juara Eropa atau juara liga dengan status immortality mirip ini, aku pilih yang terakhir. Soalnya hingga 50 tahun pun belum tentu ada yang mampu menyamai." Ada dua pernyataan implisit di sana. Dengan kata lain, juara Liga Champion masih mampu diraih besok, besok dan besok....

Arsenal The Invincibles (2): Legalisasi Brian Clough

Senin, 20 September 2004, Eropa dikejutkan dengan wafatnya legenda sepak bola Inggris Brian Clough (lahir 21 Maret 1935). Kabar duka cuma beberapa jam sebelum duel Manchester United vs Liverpool digelar di Old Trafford. Untuk itu, seluruh pemain pun mengenakan pita duka cita berwarna hitam, dan sebelum memulai permainan, sebanyak 67.857 yang menjejali Theatre of Dreams diminta mengheningkan cipta untuk menghormati si Genius of Football. Saat bersamaan,...

Arsenal The Invincibles (1): Dongeng Ihwal Keabadian

Suatu kali Sir Bobby Robson diharuskan menjawab bagaimana prospek Arsenal melakoni musim 2003/04 tanpa terkalahkan. Ini sebuah pertanyaan ihwal kesempurnaan. "Tekanan, ketegangan, perlawanan dan kecepatan bermain. Itu yang harus dilalui pekan demi pekan untuk meraih animo yang sempurna. Lalu lihatlah wajah mereka setelah main, fantastik!" beber manajer kharismatik di English Premier League tersebut. Sir Bobby berusia 71 tahun dan sudah melatih...