Thursday, December 5, 2013

Cristiano Ronaldo: Bergaji Rp 9.300/Detik

Banyak orang berpikir, baik yang tahu berita atau memahami kriteria dan syaratnya - menjadi pemain terbaik dunia paling sejati itu tidak melulu diambil dari kemampuan teknis semata; mahir sungguhan di lapangan plus berandil besar mengangkat prestasi klubnya. Namun juga soal tingkah lakunya, kepribadiannya.
 baik yang tahu info atau memahami kriteria dan syaratnya  Cristiano Ronaldo: Bergaji Rp 9.300/Detik
Peraih trofi pesepak bola paling bergengsi: FIFA Ballon d'Or 2013.
Yup, memang betul. Namun ini belum cukup, sebab niscaya masih ada ukuran donasi lainnya. Sebenarnya ada belasan bahkan puluhan prasyarat untuk menjadi pemain bola nomor satu di dunia paling sejati, misalnya mesti punya reputasi atau bercitra baik. Berkontribusi pada masyarakat, dengan kata lain punya sumbangsih kongkrit. Pengaruh atau pengaruh perbuatan bernilai global ketimbang regional, jauh di atas skala nasional. Keren sekali jikalau orang ini sanggup menginspirasi masyarakat. Kemudian apa lagi? Tentu daftar tidak resminya bakal bejibun. Pokoknya apapun yang bukan perbuatan negatif masuk di dalamnya.

Bebas narkoba, tidak di-uber-uber tukang tagih alasannya adalah kebanyakan utang, lantas higienis dari skandal mengerikan kecuali yang kecil-kecil contohnya beliau maniak musik dangdut. Orang ini juga sebisa mungkin jangan tercatat pernah berantem dengan fan, wartawan, hingga tetangganya. Andai punya hobi amat unik, misalnya sebagai filantropis alias kegetolan jadi tukang amal, ya maklum dong.

Terus terperinci saja saudara-saudara, jikalau Athena - dewi keadilan - pada Senin 13 Januari 2014 usai mendarat di Zuerichberg, Swiss, tak salah menyentuhkan tongkat ajaibnya ke bahu seorang pria kekar nan proporsional, tingginya kira-kira dua meter kurang 15 centimeter, gampang tersenyum, ganteng, kaya raya; bahwa keadilan masih ada di dunia rupanya dafat dijustifikasikan.

Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro dilahirkan dari rahim Maria Dolores dos Santos Aveiro pada 5 Februari 1985 di Santo Antonio, Pulau Madeira. Saat kecil, kurun depannya jadi tanda tanya besar karena hidup di bawah garis kemiskinan. Tapi dalam beberapa hari ke depan, kemakmuran telah menantinya lagi. Apa pasal? Apalagi jika bukan sebab bakal terpilihnya beliau sebagai peraih trofi pesepak bola paling bergengsi: FIFA Ballon d'Or 2013. Di gelar idaman itu, Ronaldo akan tercatat sebagai orang kedua setelah Leo Messi yang meraih tripel sejak 2010.
 baik yang tahu info atau memahami kriteria dan syaratnya  Cristiano Ronaldo: Bergaji Rp 9.300/Detik
Kisah hidupnya menginspirasi jutaan bawah umur di seluruh dunia.
Selama ini CR7 telah tercatat sebagai laki-laki ketiga dari Portugal sesudah Eusebio Ferreira dan Luis Figo, yang pernah masuk daftar the best player. Penghargaan bola emas itu dimulai 2010 hasil merger dari Ballon d'Or milik France Football dan World Player of the Year punya FIFA.

Meski belum resmi, tapi bocoran sudah berhamburan dan merebak ke penjuru bumi, baik dari situs maupun media umum. Pascal Praud, wartawan senior Prancis, menyampaikan: "Jika informasinya akurat, bola emas milik Ronaldo. Lalu Franck Ribery jadi pemain favorit versi jurnalis." Kali ini agresi pro lebih santer ketimbang anti-nya. Mulai dari Xavi Hernandez hingga Diego Maradona setuju sepanjang 2013, CR7 lebih baik dari Messi. Impian panjang si bungsu dari lima bersaudara sebentar lagi berakhir. Kisah hidupnya kolam kisah.

Bocah yang dulu terbiasa bermain-main di pantai selangkah lagi tiba di puncak karier idaman semua pemain bola di dunia: pemain terbaik sejagat. Anak kesayangan Jose dan Maria, yang dulu selalu tidur berdesak-desakan sekamar dengan empat kakaknya tinggal menunggu waktu memetik hasil kerja kerasnya setahun terakhir ini.

Anak kecil yang dulu tak punya mainan dan terbiasa hidup miskin, bahkan sempat dioperasi dengan sinar laser di usia 15 untuk menyembuhkan gangguan hati itu kini menuju kesempurnaan prestasi. Sejak berkelana ke Inggris di 2003 melalui Manchester United, jebolan perguruan Sporting Lisbon tersebut bukan saja memberi pujian pada keluarganya, tapi juga materi yang tiap tahun semakin berlimpah lebih dari cukup untuk memakmurkan leluhurnya.

Borjuis Filantropis

Sampai kategori tertentu, laki-laki Aquarius ini dipatok sebagai suksesor David Beckham sebagai pesepak bola hedonis dan laki-laki pencinta glamor. Gelar pribadinya di France Football Ballon d'Or 2008 dan FIFA Puskas Awars for the Goal of the Year 2009, menggunungkan hartanya. Dia pribadi dibanjiri kontrak iklan yang alang kepalang. Mulai dari Nike sampai Armani, Castrol hingga Extra Joss.
 baik yang tahu info atau memahami kriteria dan syaratnya  Cristiano Ronaldo: Bergaji Rp 9.300/Detik
Kisah hidup si bungsu dari lima bersaudara ini bak dongeng.
Usai berstatus memegang rekor dunia transfer (94 juta euro) di 2009, kekayaannya kian menjulang. Di luar banyak sekali sabetannya, penghasilan utama sebagai 'karyawan' termahal Real Madrid saja bikin orang 'menganga': 1,2 juta pound/bulan alias Rp 24 milyar. Jika dirinci terus, argometer kekayaannya begini: Rp 6 milyar per ahad, Rp 800 juta per hari, Rp 33 juta per jam, Rp 0,5 juta per menit, kemudian Rp 9.300 per detik atau tiap kali ia nafas!

Nah, dari harta gono-gini-lah jadinya Ronaldo menunjukkan kemuliaannya. Di usia puncak sebagai pesepak bola, 28 tahun, di mana karier profesionalnya juga tengah menjulang, pemegang 109 caps untuk tim nasional Portugal itu tak mau lupa pada akar kehidupannya. Sifat welas asih, kepekaan dan kepeduliannya untuk menolong kepada yang lemah terbukti berbanding lurus dengan kehidupannya yang terbilang borjuis dan hedonis. Ronaldo dikenal sebagai tokoh filantropis papan atas dunia.

Pada Mei 2013 silam, ditemani oleh agennya - Jorge Mendes - Ronaldo mendanai pengobatan gratis buat seorang anak berusia 9 tahun yang sejak usia dua tahun menderita kanker dan sangat menipis cita-cita hidupnya. Yang juga fenomenal adalah tatkala tanpa ujug-ujug, ia datang ke Indonesia tepatnya ke Benoa, Bali, lantaran diminta sebagai duta pelestarian keanekaragaman hayati dan ekosistem mangrove pada The Mangrove Care Forum in Indonesia. Pada acara ini hadir pula Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, serta anak angkatnya yang dari Aceh, Martunis.

Selain berkecimpung di pelestarian alam, Ronaldo juga tercatat menjadi duta besar Save the Children's new Global Artist, yang membantu memerangi kelaparan anak dan kegemukan. Setahun sebelumnya, hadiah sebesar 1,5 juta euro yang didapat dari Sepatu Emas Eropa 2011, semuanya disumbangkan untuk sekolah anak-anak di Gaza, Palestina. Di sini pula beliau pernah menyumbang spontan dari sakunya 2.500 euro dan sepatu bola miliknya.

Pemilik hak paten CR7 untuk celana dalam pria ini juga sangat berterima-kasih kepada sebuah rumah sakit di Madeira yang telah menyelamatkan nyawa ibunya dari penderitaan kanker. Akhirnya dana sebesar 120 ribu euro digelontorkan untuk pembangunan sentra kanker di rumah sakit itu. Hal sama dilakukan tatkala pulau kelahirannya itu dilanda banjir besar pada 2010. Ronaldo menggalang dana lewat charity match antara FC Porto melawan Maritimo dan Nacional.
 baik yang tahu info atau memahami kriteria dan syaratnya  Cristiano Ronaldo: Bergaji Rp 9.300/Detik
Peristiwa bersejarah buat Ronaldo dan Martunis pada 2004.
Satu yang tak pernah dilupakan dunia, khususnya bangsa Indonesia adalah saat ia mendatangi anak berusia 8 tahun bernama Martunis, yang ketika selamat dari peristiwa tsunami 2004 mengenakan jersey Portugal bernomor 7 miliknya. Keajaiban bocah Aceh ini adalah bisa bertahan 19 hari di lautan sementara seluruh keluarganya menjadi korban.

Nurani Ronaldo tersentuh, kemudian dia bergerak. Ia datang ke Aceh sembari melakukan penggalangan dana untuk merehabilitasi Aceh. Barangkali daftar perbuatan baiknya lebih sedikit ketimbang yang diberikannya. Sepak bola bermetamorfosis terlalu serius, terlalu sensitif, terlalu sensasional. Kontroversi atau bergembira di atas penderitaan orang lain juga kerap membelit sepak bola. Bahkan di dalam lapangan pun, mulut dan selebrasi serta interaksi antara pemain dan penonton bisa diganjar eksekusi. Cristiano Ronaldo memberi alternatif lain memanusiawikannya kembali.

Tantangan 2014
 baik yang tahu info atau memahami kriteria dan syaratnya  Cristiano Ronaldo: Bergaji Rp 9.300/Detik
Setelah 9 tahun bertemu lagi dengan Martunis.
Cristiano Ronaldo sangat lekat alias identik dengan gol. Sepanjang karier profesionalnya ia telah melesakkan 311 gol, mulai dari Sporting Lisbon, Manchester United, dan Real Madrid hingga di tim nasional Portugal (U17, 20, 21, 23, senior). Di sisa usianya yang sekarang 28 tahun sanggupkah 'si bocah bahari' tersebut melewati rekor 1.000 golnya Pele atau Romario Faria contohnya? Tampaknya tidak. 

Ungkapan Jorge Mendes, manajer pribadinya, menyiratkan jawabannya. Pendek kata, dengan segala maaf, bahwasanya Ronaldo itu salah klub! "Jika dia bermain di Barcelona, ia akan mencetak setidaknya 120 gol," ucap manajer yang juga menjadi agennya Jose Mourinho itu dikala diwawancara A Bola.

Dengan menggebu-gebu, Mendes mematok sebagai Ronaldo sebagai pemain terbaik dunia dikala ini yang tidak bermain di klub terbaik dunia. "Pemain terbaik dunia main untuk tim terbaik dunia. Bayangkan itu," sergahnya. Di mata pria yang dianggap sebagai ayah profesional sang bintang, dunia sulit menemukan lagi pemain seperti Ronaldo untuk 100 tahun ke depan!

Selama ini kunci kekuatan yang jadi stigma Ronaldo sudah diakui dunia, adalah kerja keras, kualitas, ambisi serta determinasi. "Saat beliau gantung sepatu kelak, orang akan mengatakan tak satupun yang mampu dibandingkan dengannya," ucapnya lagi. Sepak bola yaitu soal gol. Dengan modal 69 gol selama setahun, tampaknya sulit menghentikan Ronaldo sebagai yang terbaik.
 baik yang tahu info atau memahami kriteria dan syaratnya  Cristiano Ronaldo: Bergaji Rp 9.300/Detik
Makara duta pelestarian ekosistem The Mangrove Care Forum di Benoa, Bali.
"Ini seluruhnya perihal kerja keras dan pengabdian. Setiap isu terkini buatku yakni tantangan gres," kilah Ronaldo. "Mencetak gol yakni kegairahanku. Setiap isu terkini saya terus mencoba untuk memperbaiki (kualitas) diriku. Gol, assist, dan jikalau Anda melihat di enam-tujuh tahun terakhir, saya menjadi lebih baik dan mencetak gol lebih banyak."

Boleh jadi gol memang bukan hal terpenting dalam sepak bola, namun tanpa gol Anda tak akan memenangkan pertandingan. Dunia hanya menghargai, mengakui, serta mengenang pihak yang menang. Lewat pengakuannya itu, artinya Ronaldo menantang dirinya untuk bikin gol lebih banyak lagi pada 2014. Lebih dari 69 gol. Sanggup?

"Tentu tidak mudah, tapi pasti saya akan coba rekor itu. Jika tidak dicoba, Anda tidak akan meraih kehebatan apapun," kata si pencetak 164 gol dari 151 kali main di Real Madrid semenjak 2009 itu. Banyak yang bilang, 2013 ialah tahun keberuntungannya. Faktor terkuat alasannya adalah meredupnya Lionel Messi, entah alasannya adalah bosan, turun semangat, dan memang lagi didera cedera. Sejak gabung empat tahun kemudian, faktanya Ronaldo hanya meraih sekali juara liga (2011/12), sekali Copa del Rey (2010/11), dan Piala Super Spanyol 2012. 

Namun peningkatan kualitas main, ditambah dengan gaya khas juga akidah diri yang tinggi, rasa salut langsung muncul untuk menghargai kerja keras dan tekadnya. Proses ini yang nanti terbukti akan jadi kunci suksesnya. Peer CR7 masih banyak. Setidaknya dia mesti memandu Real Madrid untuk meraih gelar kesepuluh Liga Champion (la decimo). Satu hal yang jadi ukuran ialah sumbangsihnya bersama Portugal di Brasil 2014. "Kami akan coba lintasi itu partai demi partai. Setelah itu mari kita lihat apa yang terjadi nanti," jawab Ronaldo dengan diplomatis.

RONALDOTISTIKA 2013

 baik yang tahu info atau memahami kriteria dan syaratnya  Cristiano Ronaldo: Bergaji Rp 9.300/DetikLahir: 5 Februari 1985
Usia: 28 tahun
Tinggi/Berat: 186 cm/84 kg
Klub: Real Madrid
Nomor Punggung: 7 (klub dan timnas)
Posisi: Gelandang Serang, Penyerang
Negara: Portugal
Rekor Ballon d'Or: Pemenang 2008; Finalis 2007, 2009, 2011, 2012
Main di 2013: 60
Gol di 2013: 69
Assist di 2013: 14
Titel di 2013: -
Statistik 2012/13 - 2013/14

AJANG
La Liga
Liga Champion
Copa Del Rey
Partai
51
29
7
Starter
47
29
7
Cadangan
4
0
0
Menit Main
4409
1618
690
Starter
4251
1618
690
Jadi Cadangan
158
0
0
Gol Total
54
21
7
Gol Sundulan
8
3
1
Gol Kaki Kanan
35
14
2
Gol Kaki Kiri
11
4
4
Gol Penalti
8
1
1
Gol Set-piece
5
0
0
Gol Makara Starter
53
21
7
Gol Jadi Cadangan
1
0
0
Tembakan
364
115
42
Persentase Gol
85
88
50
Assist
14
3
1
Kartu Kuning
12
1
3
Kartu Merah
0
0
1
Pelanggaran
40
13
10
Dilanggar
116
38
29
Trik Dengan Bola
71
32
9
Merebut Bola
526
168
74
Mendapat Penalti
1
1
1
Penyebab Penalti
1
0
0
Umpan Silang
112
26
21
Total Umpan
1851
738
301
Umpan Pas
1384
585
224
Umpan Tanggung
467
153
77

KEKUATAN

Tembakan jarak jauh >>>> Sangat berpengaruh
Tendangan bebas langsung >>>> Sangat berpengaruh
Duel udara >>>> Kuat
Dribel >>>> Kuat
Terobosan >>>> Kuat

KELEMAHAN

Kontribusi pertahanan >>>> Sangat lemah
Umpan Silang >>>> Lemah

GAYA BERMAIN

👉Ambisius, lebih individual
👉Pantang menyerah, bersemangat
👉Suka penetrasi pertahanan lawan
👉Berbahaya dalam set-piece
👉Sering menahan bola
👉Senang umpan pendek

(foto: ronaldo7.net/livemans/bintang/sidomi/berita2bahasa/azureazure/savethechildren)

Saturday, November 2, 2013

Playmaker (46): Inter, Indonesia, Dan Erick

SEPERTI halnya mayoritas negeri-negeri Asia-Afrika yang tak pernah mau menganut kapitalisme secara total, di Indonesia uang juga tak pernah bisa membeli sepak bola, kecuali untuk menguatkan imbas dan kekuasaan. Hanya di Eropa dan Amerika, sepak bola dan kekuasaan mampu dikawinkan. Makara, sepak bola yang sebenarnya itu hanya ada di Nusantara. Kaprikornus, berbanggalah.

Afrika yang tak pernah mau menganut kapitalisme secara total Playmaker (46): Inter, Indonesia, dan Erick
Eit tunggu dulu. Jangan salah, aku tak akan membahas politik dan kekuasaan. Ketika Italia dan Eropa terhenyak wow mengetahui Erick Thohir menjadi pemilik baru FC Internazionale Milano, kesan pertama penggila bola di Tanah Air cuma oke atau setidaknya aha! Mengapa demikian? Ya itu tadi, sebab inilah Indonesia - tanah tumpah gairah sepak bola yang sejati.

Erick tahu di Indonesia basis Interisti tak sebesar Milan apalagi Juve. Juga di mata komunitas Manchester United, Liverpool, Arsenal, Chelsea, Real Madrid atau Barcelona. Tapi buat milyuner kelahiran Betawi, 30 Mei 1970 ini yang namanya passion, kecintaan dan peluang adalah segala-galanya. Dia yakin pasar sepak bola masih terbuka luas dan belum banyak dimanfaatkan.

Sejak kecil Erick menggilai sepak bola dan penggemar berat De Oranje, tim nasional Belanda. Saat diwawancara Anna Capella dari Sportmediaset yang khusus datang ke Jakarta dari Italia, banyak yang ia ungkapkan terutama pandangannya wacana bisnis dan sepak bola yang dipublikasi dengan judul Calcio e Business, il Ritratto di Erick Thohir. Sepak bola dan bisnis, potret seorang Erick Thohir.

Masyarakat di Indonesia barangkali belum banyak tahu sisi lain Erick sebagai Interisti sejati. Bangun dinihari untuk nonton Nerazzurri, usai meng-indik-ngindik supaya tak membangunkan anak-bininya; sampai menyebut Nicola Ventola - eks striker Inter 1990-an - sebagai pemain favoritnya. Namun di Italia sana, publik sangat terkejut dan heboh dengan pengukuhan Erick seperti itu.

Uniknya lagi, Ventola kini punya pacar model dan presenter, Kartika Luyet, yang beribu Indonesia. Erick bikin Indonesia berkumandang di Milano dan Italia, tanah air calcio. Gaungnya tentu jauh lebih "nendang" dibanding membeli Washington DC United (MLS) dan Philadelphia 76'ers (NBA). Maklum, untuk urusan olah raga kiblat masyarakat Indonesia memang ke Eropa.

Nama Erick kurang mengglobal saat menekuni bola basket. Di sini, beliau populer sebagai pentolan Perbasi, Satria Muda, hingga Indonesia Warrior. Atau, sebagai taipan media cetak, online dan TV, film, energi, properti, resto atau pernah punya koran Muslim terbesar, Republika. Sama sekali tak terdeteksi hasratnya pada sepak bola Indonesia yang maha polemik itu.

Tiga Faktor

Afrika yang tak pernah mau menganut kapitalisme secara total Playmaker (46): Inter, Indonesia, dan Erick
Javier Zanetti (managing director) dan Walter Mazzarri (manager).
Sejak final 1980-an, Serie A mengharu-birukan publik Tanah Air alasannya adalah inilah satu-satunya liga di Eropa yang kegilaan dan budayanya paling mirip dengan Indonesia. Calcio tetap mengakar meski dihajar kapitalisasi Premier League dan Liga Champion. Keputusan Erick bukan tanpa perhitungan. Yang pasti, Inter yakni triumvirat Serie A bersama Juve dan Milan. Sepak bola selalu terikat dengan sejarah, reputasi dan identitas. Dalam bisnis terjemahannya cuma satu kata: merk. Di sela-sela pertemuan bisnis belum usang ini, Erick beralasan lebih menentukan membeli Inter daripada West Ham United, atau kenapa bukan AC Milan misalnya? 

Jawabannya senada. Saya berani bertaruh, sepertinya Erik lebih suka warna biru ketimbang merah. Tak percaya? Dalam akun twitter-nya yang di-follow 42 ribuan, kesan biru kian tampak seperti warna The Sixers. Di olah raga, Erick itu bernuansa biru melihat kedekatannya dengan Persib, komunitas Viking, atau Bobotoh, meskipun salah satu anaknya yaitu Juventini. Minatnya pada suporter amat besar karena beliau mem-follow akun Barra Bravas, grup suporter bola ultra-fanatik di Amerika Latin.

Aneka simbol itu, sungguh, makin menciptakan sepak bola sebagai olah raga yang paling manusiawi. Dan, melihat fenomena sepak bola di negerinya sangat luar biasa, anak dari Teddy Thohir - tandem William Soeryadjaya dikala membangun Astra di 1970-an - boleh jadi lebih memilih strategi blue ocean untuk membangun impiannya bersaing di pentas sepak bola dunia.

Lulusan MBA di UCLA pada 1993 ini menguasai 70 persen saham Inter lewat gelontoran fulus 480 juta euro alias lebih dari Rp 7,2 trilyun. Dengan komposisi itu hampir niscaya ia akan jadi presiden Inter terbaru, medio November ini di Milano. Sebelum waktunya itu, dia mengaku tak mau bersuara banyak, semata-mata menghormati turun temurun Dinasti Moratti dan Interisti.

Target mengembalikan positioning klub dalam dua tahun jadi bab inti visinya, yang mencakup tiga kata kunci: values, affection, dan tifosi. Karena Inter lagi nganggur total di Eropa, saat yang sempurna mengonsolidasi diri. Agaknya, Erick akan memanjakan Walter Mazzarri di bursa transfer Januari serta meng-assesment Piero Ausilio dan Marco Branca, dua otak mercato di Inter. @riefnatakusumah

(foto: elenganche.es/republicca.it)

Friday, September 20, 2013

Mike Dean: Si Pembawa Sial Arsenal

Arsenal tentu dijagokan untuk memenangkan laga keempatnya di demam isu ini. Stoke City selalu keok main di Emirates begitu kedua tim bergaul pertama kali di pentas Premier League semenjak 2008/09. Lima kali main, rekor Arsenal 100 persen lewat kemenangan beruntun 4-1, 2-0, 1-0, 3-1 dan 1-0. Hanya ada satu faktor yang mampu mematahkan catatan tepat itu: Mike Dean!
Arsenal tentu dijagokan untuk memenangkan laga keempatnya di musim ini Mike Dean: Si Pembawa Sial Arsenal
Jagoan memberi kartu merah pada Arsenal.
Ini serius, boleh percaya atau tidak. Musim kemudian, di tiga tubruk terakhir dipimpin wasit botak kelahiran 2 Juni 1968 itu, Arsenal rontok oleh lawan-lawannya secara wajar atau tidak masuk akal prosesnya. Pertama kalah 2-3 dari Bradford melalui drama tabrak penalti, setelah bermain 1-1 di waktu normal. Waktunya: 11 Desember 2012. Ajangnya: Piala Liga.

Tragedi berikut muncul pada 16 Februari 2013. Tidak ada angin kencang badai atau angin puting beliung, nyatanya The Gunners tewas 0-1 dari Blackburn Rovers di langgar Piala FA. Celakanya lagi, di kedua adu ajang alternatif ini Arsene Wenger memainkan skuat utamanya. Sebulan sebelumnya, sosok Dean si pembawa sial memakan korban paling memedihkan di Emirates!

Baru berjalan sembilan menit menghadapi Manchester City, Laurent Koscielny diusir oleh wasit bernama lengkap Michael Leslie Dean dengan keputusan yang tepat. Akibatnya Arsenal dipermalukan pasukan Roberto Mancini 0-2 dalam lanjutan Premier League. Secara umum, rekor Arsenal di tangan Dean benar-benar pahit!

Musim lalu, Dean kebagian empat partai mewasiti Arsenal. Hasilnya, apalagi soal displin, sangat mengejutkan: 3 kartu merah dan 17 kartu kuning! Dari total 28 langgar yang dipimpinnya, ia merogoh 104 kartu kuning dan 3 kartu merah. Jadi, terperinci betapa riskannya nasib Arsenal di tangan wasit kontroversial ini terutama soal pengusiran pemainnya.

Dari tiga peristiwa di atas, kekalahan dari Bradford dan Blackburn menjadi pelajaran termahal. Apa pasal? Tiada lain, di tangan Dean, Arsenal bisa dikalahkan oleh klub yang levelnya jauh di bawah mereka. Stoke memang datang ke Emirates dengan misi tidak mungkin. Namun di sepak bola, apalagi dipimpin Mike Dean, segalanya bisa terjadi. Arsenal selalu dibayangi kegagalan. Apakah hal ini akan terulang kendati sekarang The Gunners diperkuat Mesut Oezil? Patut ditunggu!

REKOR MIKE DEAN UNTUK LIMA KLUB TOP (2012/13)

Klub
Laga
Menang
Seri
Kalah
Poin
% Menang
MANCHESTER UNITED
12
8
2
2
26
66,7%
MANCHESTER CITY
16
10
4
2
34
62,5%
CHELSEA
16
10
4
2
34
62,5%
TOTTENHAM HOTSPUR
16
8
4
4
28
50%
ARSENAL
15
1
5
9
8
6,7%

(foto: mirror)